Santai saja..

Catatan di blog ini hanyalah pemikiran subjektif semata. Sekedar mencatat dari sudut pandang saya.

26 March, 2011

Musisi HEBAT harus memiliki 6 hal ini..

Musisi/musikus menurut wikipedia adalah:
Orang yang memainkan alat musik atau orang yang menyanyi. Seorang musikus juga seseorang yang menulis musik, baik untuk dirinya sendiri maupun diserahkan ke orang lain..
Dari definisi diatas dapat disimpulkan bahwa seorang musisi/musikus paling tidak mampu memainkan alat musik atau menyanyi dengan baik dan juga mampu menciptakan lagu terlepas dari jenis atau aliran musiknya.

Pandangan saya, sebaiknya ditambahkan menjadi 6 kemampuan sekaligus keharusan seorang musisi agar benar-benar dapat bertanggungjawab dengan profesinya, 4 hal tambahan yang saya maksud adalah:

Kemampuan Aransemen lagu
Hal ini merupakan hal yang sebenarnya dibutuhkan seorang musisi. Apalah artinya bisa memainkan alat musik atau menyanyi dengan baik lagu ciptaannya sendiri tanpa bisa mengaransemen lagu musisi lain menjadi suatu karya musik "baru" yang enak dinikmati dari sudut berbeda.

Bisa memainkan dengan baik lebih dari satu alat musik
Untuk penyanyi, sebaiknya juga bisa memainkan dengan baik minimal satu alat musik. Singkat kata, coba anda tanyakan kepada teman anda yang mampu memainkan dua alat musik mengenai pemahamannya tentang bagaimana "membongkar-pasang" sebuah lagu, saya yakin teman anda akan sangat paham dan luwes menjawab dan menerapakan aransemennya dibanding yang hanya mampu memainkan satu alat musik.

Pernah menjadi "Frontliner"
Maksud saya adalah musisi yang hebat paling tidak pernah tampil di berbagai event, festival, band competition dll. Hal ini sangat membantu kualitasnya sebagai musisi hebat.

Masuk dapur rekaman
Dan akhirnya akan lebih lengkap apabila musisi tersebut pernah atau sementara terlibat dalam pembuatan album rekaman. Bisa sebagai session player, music director, bahkan artis yang akan "menjual" album atau single-nya.

Jadi musisi hebat harus memiliki 6 hal ini:
  1. Mampu memainkan alat musik/menyanyi dengan baik
  2. Mampu mencipta lagu
  3. Berkualitas dalam mengaransemen lagu musisi lain
  4. Sebaiknya dapat memainkan lebih dari satu alat musik (tentunya dengan baik)
  5. Pernah "manggung"
  6. Pernah rekaman

25 March, 2011

Harmoni (SCTV) - Acara musik berkualitas

Dari sekian banyak acara musik baik live dan recorded di TV nasional, saya mencatat hanya HARMONI (SCTV) lah yang benar-benar "mendidik" dan menyuguhkan pertunjukan yang baik kepada pemirsanya.

Maksud saya adalah alangkah eloknya jika suguhan acara musik di TV nasional kita "tidak lupa" memperhatikan faktor keindahan hakiki bermusik itu sendiri disamping juga terus memahami sisi komersilitas program/acara agar bisa menyajikan kualitas dan packaging yang bagus.

Sekilas tentang acara HARMONI (SCTV)  

Bagi Anda penikmat musik, acara ini pasti sudah tidak asing di telinga Anda. Bahkan, sederet panjang penyanyi ternama tak meragukan kualitas acara ini. Hal ini terbukti dari antusiasme mereka untuk menyaksikan live acara ini, dan berharap menjadi bagian dari salah satu penyanyi yang tampil, bahkan acara ini pun menjadi obrolan hangat mereka di jejaring sosial, twitter. Harmoni SCTV, adalah salah satu acara di SCTV yang di adakan untuk memperingati ulang tahunnya yang ke-20. Acara ini cukup spesial karena di adakan selama 8 bulan dan di putar pada tanggal 20 setiap bulannya.

Andi Rianto
Menggunakan Andi Riyanto sebagai pengaransemen musik, serta memasukkannya sebagai konseptor untuk tema setiap konsernya, membuat acara ini menjulang rating tinggi. Aransemen musik yang apik dan berkelas dari Andi Riyanto yang langsung turun tangan untuk memainkan semua musik untuk lagu dengan pianonya, serta lantunan musik yang megah dari Magenta Orchestra mengiringi konser ini setiap bulannya.
Di acara ini pula, Andi Riyanto tak tanggung-tanggung menggandeng sederet penyanyi berbakat, dari tua sampai muda, dan dari yang terkenal sampai yang notabennya belum punya nama di kalangan musisi Indonesia.

Aminoto Kosin
Sayang sekali, Harmoni SCTV untuk menyambut Ulang Tahun SCTV yang ke-20 ini telah berakhir pada 20 Agustus tahun lalu dan sempat menggebrak konser musik di SCTV pada gempita, meskipun tak semegah Harmoni. Jadi, bagi Anda yang tertarik dan belum pernah menonton acara ini, disayangkan Anda belum berkesempatan untuk menyaksikannya di layar televisi Anda. Tapi jangan khawatir, Anda masih bisa mendownload video beberapa penampilan penyanyi di acara ini lewat Youtube atau liputan6.tv. Tapi, bagi Anda yang memang berminat untuk melihat acara ini, acara ini sudah di mulai lagi sejak 30 Januari 2011 lalu dan akan tayang setiap tanggal 30 setiap bulannya. Tapi, kali ini Andi riyanto sudah tidak lagi berada di balik suksesnya acara ini, karena posisinya sudah digantikan oleh Aminoto Kosin. Anda tertarik untuk menontonnya? Silahkan tonton acara ini, jika Anda penikmat musik, saya jamin Anda tidak menyesal telah menyaksikan acara ini.

Pythagoras sebagai pemusik (Angka adalah Dewa)

Monokord
Pythagoras dikenal sebagai musisi berbakat, seorang pemain lira. Penemuan musik terkait dengan matematika diawali ketika Pythagoras bermain monokord, sebuah kotak dengan bentangan tali-tali di atas salah satu sisinya. Dengan menggerakkan jari naik dan turun pada garis-garis yang sengaja dibuat, Pythagoras mengenali bahwa suara yang dihasilkan dapat diperkirakan. Ketika bagian tengah ditekan, setiap bagian atas tali dan bawah tali menghasilkan nada sama: nada yang tepat 1 oktaf * lebih tinggi dibandingkan apabila monokord tidak ditekan.

Dengan membagi monokord dengan nisbah 3/4 dan 2/5, ternyata setiap nisbah menghasilkan nada yang berbeda, merdu atau fals. Baginya, harmoni musik adalah aktivitas matematika. Harmoni dari monokord adalah harmoni matematika – dan harmoni alam semesta. Pythagoras menyimpulkan bahwa nisbah tidak hanya berlaku pada musik tetapi juga pada pelbagai jenis keindahan lain. Para pengikut Pythagoras menyimpulkan bahwa nisbah dan proporsi mengendalikan keindahan musik, kecantikan fisik dan keanggunan matematika.

Contoh: sebuah tali panjang yang menghasilkan nada C, kemudian 16/15 dari panjang tali C menghasilkan notasi B; 6/5 panjang tali C menghasilkan notasi A, 4/3 panjang tali C menghasilkan notasi G; 3/2 panjang tali C menghasilkan notasi F; 8/5 panjang tali C menghasilkan notasi E; 16/9 panjang tali C menghasilkan notasi D dan 2/1 panjang tali C menghasilkan notasi C rendah.

Penelitian tentang suara mencapai puncaknya pada abad 19 setelah John Fourier mampu membuktikan bahwa semua suara – instrumental maupun vokal – dapat dijabarkan dengan matematika, yaitu jumlah fungsi-fungsi Sinus sederhana. Menurutnya, suara mempunyai 3 kategori – pitch, loudness dan quality.

Penemuan Fourier ini memungkinkan ketiga kategori tersebut digambar dan dibedakan. Pitch terkait dengan frekuensi kurva, loudness terkait dengan amplitudo dan quality terkait dengan bentuk dari fungsi periodik. Lewat motto “Angka adalah dewa”, Pythagoras mampu menggalang sejumlah pengikut.


(dari berbagai sumber)